Lompat ke isi utama

Berita

Tak Sekadar Tugas, Bawaslu Kalsel Tunjukkan Empati di Tengah Duka Staf Tanah Laut

melayat

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan bersama jajaran menyampaikan takziah kepada keluarga staf Bawaslu Kabupaten Tanah Laut yang tengah berduka. Pelaihari, 15/05/2026

Pelaihari, 15 Mei 2026 - Suasana duka menyelimuti kediaman salah satu staf Bawaslu Kabupaten Tanah Laut saat keluarga besar menerima kepergian orang tua tercinta. Di tengah kesedihan itu, hadir Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan bersama jajaran untuk menyampaikan takziah dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan formal kelembagaan. Lebih dari itu, langkah yang datang ke rumah duka menjadi simbol bahwa hubungan di lingkungan pengawasan pemilu tidak berhenti pada batas jabatan dan pekerjaan semata. Ada rasa kemanusiaan yang dijaga, ada empati yang dipelihara di tengah padatnya tanggung jawab pengawasan demokrasi.

melayat

Dalam setiap tahapan pemilu, para staf Bawaslu kerap menghabiskan waktu lebih banyak di lapangan dibandingkan bersama keluarga. Pagi hingga larut malam digunakan untuk memastikan proses demokrasi berjalan jujur dan adil. Di balik tugas yang berat itu, sering kali ada waktu keluarga yang harus dikorbankan.

Momentum takziah tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi yang selama ini diberikan oleh jajaran di daerah. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan bahwa kerja keras seorang staf tidak hanya dihargai saat menjalankan tugas, tetapi juga saat sedang menghadapi kehilangan dan kesedihan.

Di rumah sederhana yang dipenuhi pelayat itu, suasana hangat terasa ketika doa-doa dipanjatkan bersama. Tidak ada sekat antara pimpinan dan staf. Yang hadir hanyalah sesama manusia yang memahami bahwa kehilangan orang tua adalah luka yang tidak mudah digantikan oleh apa pun.

Kepedulian seperti inilah yang menjadi penguat di tengah beratnya ritme kerja pengawasan pemilu. Sebab pada akhirnya, lembaga yang kuat bukan hanya dibangun oleh disiplin dan tanggung jawab, tetapi juga oleh rasa saling menjaga antar sesama.

“Di Atas Jabatan, Ada Kemanusiaan” bukan sekadar kalimat, melainkan cerminan nilai yang hidup di tengah keluarga besar Bawaslu. Bahwa di balik kesibukan menjaga demokrasi, ada hati yang tetap hadir untuk berbagi duka dan menguatkan satu sama lain.

 

Penulis : Subhan

Editor  : Gd

Foto : Rizal