Lompat ke isi utama

Berita

Tak Sekadar Formalitas, Bawaslu Tanah Laut Tekankan INSPIRASI sebagai Instrumen Penilaian Nyata

rapat

Andi Wahyudi, S.H., M.H menyampaikan pentingnya INSPIRASI sebagai alat ukur objektif dalam penilaian kinerja pegawai pada  dialog kerja internal Bawaslu Tanah Laut.

Tanah Lau – Bawaslu Kabupaten Tanah Laut menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem penilaian kinerja aparatur melalui implementasi Instrumen Penilaian Kinerja Individu dan Apresiasi Prestasi (INSPIRASI). Hal ini mengemuka dalam dialog kinerja atau Konsultasi 1 on 1 yang digelar di lingkungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tanah Laut, Kamis (24/09/2026), yang dipimpin langsung oleh Kasubbag Administrasi (ADM).

Dialog kinerja tersebut tidak hanya membahas aspek administratif, tetapi juga menyoroti kebutuhan mendesak akan sistem evaluasi kinerja yang lebih objektif, transparan, dan berbasis capaian nyata. Dalam forum tersebut, INSPIRASI diposisikan sebagai instrumen utama untuk memastikan penilaian kinerja pegawai tidak bersifat subjektif dan lebih terukur.

Andi Wahyudi, S.H., M.H dalam penyampaiannya menegaskan bahwa keberadaan INSPIRASI harus benar-benar menjadi alat kendali mutu kinerja, bukan sekadar formalitas administratif.

rapat

“INSPIRASI merupakan tools agar pimpinan objektif dalam mengukur & tepat dalam menilai kinerja staf,” ujarnya.

Lebih jauh, dialog kinerja juga menyoroti pentingnya konsistensi pelaksanaan dialog kinerja yang selama ini masih perlu diperkuat. Forum tersebut dinilai strategis untuk mengungkap berbagai hambatan kerja (bottleneck) yang kerap tidak terdeteksi dalam mekanisme pelaporan formal.

Sejumlah peserta menilai bahwa tanpa forum dialog yang rutin dan terbuka, potensi stagnasi kinerja dapat terjadi karena minimnya ruang komunikasi dua arah antara pimpinan dan pelaksana teknis.

Karena itu, Bawaslu Kabupaten Tanah Laut menekankan bahwa implementasi INSPIRASI harus berjalan beriringan dengan penguatan budaya dialog kinerja yang berkelanjutan. Tujuannya tidak hanya meningkatkan capaian individu, tetapi juga memastikan organisasi bekerja lebih adaptif, responsif, dan berbasis evaluasi yang nyata.

Penulis, Editor dan Foto : Humas