Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Fungsi Pengawasan, Bawaslu Tanah Laut Ikuti Bawaslu Membelajarkan Volume II

rapat

Ketua, Anggota, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Tanah Laut mengikuti kegiatan Bawaslu Membelajarkan Volume II Tahun 2026 secara daring, Senin (3/8/2026). 

 

Tanah Laut, 3 Agustus 2026 — Di tengah dinamika persiapan pengawasan pemilu ke depan, Bawaslu Kabupaten Tanah Laut memilih tidak hanya bergerak di lapangan, tetapi juga memperkuat fondasi pengetahuan dan kolaborasi. Melalui partisipasi aktif dalam forum daring “Bawaslu Membelajarkan Volume II Tahun 2026” yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI, Bawaslu Tanah Laut menegaskan bahwa pengawasan yang kuat dimulai dari proses belajar yang berkelanjutan.

Kegiatan yang diikuti oleh Ketua, Anggota, serta Kepala Sekretariat Bawaslu Tanah Laut ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan perspektif dan memperdalam pemahaman terhadap arah kebijakan pengawasan pemilu. Tidak sekadar mengikuti agenda nasional, keikutsertaan ini mencerminkan keseriusan Bawaslu Tanah Laut dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan pengawasan yang semakin kompleks.

rapat

Baca juga : Tahapan Eliminasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Dimulai, 370 Regu Lolos Verifikasi

Salah satu fokus utama dalam forum tersebut adalah pembahasan Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 23 Tahun 2026 yang mengangkat tema “Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2026”. Tema ini menegaskan bahwa pengawasan tidak lagi dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Bagi Bawaslu Tanah Laut, pendekatan kolaboratif ini menjadi kunci dalam memperluas jangkauan pengawasan hingga ke tingkat masyarakat. Dengan membangun sinergi bersama pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan elemen pemuda, pengawasan diharapkan tidak hanya bersifat formal, tetapi juga partisipatif dan berkelanjutan.

Lebih jauh, kegiatan ini juga memperkuat arah fungsi Bawaslu Tanah Laut ke depan, tidak hanya sebagai lembaga pengawas, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran demokrasi di daerah. Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan forum-forum pembelajaran, Bawaslu berupaya menghadirkan pengawasan yang adaptif, responsif, dan berbasis pengetahuan.

Pada akhirnya, komitmen yang dibangun melalui forum ini menegaskan satu hal: pengawasan pemilu yang berkualitas lahir dari semangat belajar yang terus tumbuh, kolaborasi yang terjaga, serta integritas yang tidak tergoyahkan. Dengan bekal tersebut, Bawaslu Tanah Laut optimistis mampu menjalankan perannya secara maksimal dalam menjaga pemilu yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas di masa mendatang.

 

Penulis, Editor dan Foto : Humas