Bawaslu Se-Kalimantan Selatan Samakan Persepsi WFH, Tekankan Disiplin dan Akuntabilitas Kinerja
|
Tanah Laut, 16 Juli 2026 — Dalam rangka memperkuat tata kelola kerja yang adaptif dan akuntabel, Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat daring bersama seluruh jajaran sekretariat Bawaslu kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, Kamis (16/7/2026). Rapat yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting ini mengangkat topik Penjelasan dan Penyamaan Persepsi Work From Home (WFH).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh staf Bawaslu kabupaten/kota, termasuk Bawaslu Kabupaten Tanah Laut, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan pemahaman terkait mekanisme kerja fleksibel yang saat ini diterapkan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bahwa sistem kerja WFH tetap berjalan efektif tanpa mengurangi kualitas kinerja organisasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Kalimantan Selatan, Julian, dalam arahannya menekankan pentingnya kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam pengisian daftar kehadiran secara daring. Ia menegaskan bahwa kehadiran tidak hanya menjadi indikator administratif, tetapi juga berkaitan langsung dengan penilaian kinerja serta besaran tunjangan yang diterima pegawai.
“Disiplin dalam pengisian kehadiran online harus menjadi perhatian bersama, karena hal ini berpengaruh pada tunjangan kinerja. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari akuntabilitas kita sebagai ASN,” tegasnya.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang membahas berbagai aspek teknis, termasuk tata cara pengisian laporan kerja selama WFH. Diskusi ini menjadi ruang penting bagi peserta untuk menyampaikan kendala sekaligus mencari solusi bersama guna meningkatkan efektivitas pelaporan kinerja.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Subbagian Administrasi Bawaslu Kabupaten Tanah Laut, Andi Wahyudi, turut menyampaikan pertanyaan terkait mekanisme administrasi, khususnya mengenai subbagian yang belum terakomodasi dalam sistem serta penggunaan tanda tangan kehadiran yang di-scan sebagai alternatif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu di Kalimantan Selatan memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan sistem kerja WFH. Lebih dari itu, konsistensi dalam disiplin dan pelaporan kinerja diharapkan mampu menjaga profesionalisme serta akuntabilitas lembaga dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan pemilu secara optimal.
Penulis, Editor, dan Foto : Humas