Lompat ke isi utama

Berita

Ada 72.718 Kinerja Bawaslu saat Pemilu – Lolly Sampaikan pemberitaan eksternal terbanyak adalah Bawaslu Kalimantan selatan

Anggota Bawaslu RI (Lolly Suhenty) mengapresiasi kinerja Humas Bawaslu se-Indonesia dalam memberitakan kerja-kerja Bawaslu saat Pemilu 2024. Terutama, pemberitaan Bawaslu di daerah yang mendapat sorotan media eksternal.

Anggota Bawaslu RI (Lolly Suhenty) mengapresiasi kinerja Humas Bawaslu se-Indonesia dalam memberitakan kerja-kerja Bawaslu saat Pemilu 2024. Terutama, pemberitaan Bawaslu di daerah yang mendapat sorotan media eksternal.

Anggota Bawaslu Kab. Tanah Laut (Rusmansah, S.Pd) dan staf Kehumasan hadiri kegiatan Rakornas Evaluasi Pemberitaan Bawaslu pasca Pemilu 2024 di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/8/2024) 

Dalam sambutannya Anggota Bawaslu RI (Lolly Suhenty) mengapresiasi kinerja Humas Bawaslu se-Indonesia dalam memberitakan kerja-kerja Bawaslu saat Pemilu 2024. Terutama, pemberitaan Bawaslu di daerah yang mendapat sorotan media eksternal.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Rahmat Bagja meminta Humas Bawaslu dapat bekerja fokus dalam menyajikan hasil pengawasan kepada publik. Tentunya melalui pemberitaan di media internal (website Bawaslu) maupun pemberitaan di media eksternal.

"Melihat teman-teman humas bekerja bagus sekali. Jadi apa lagi yang perlu diberitakan? apalagi yang kurang? Kita harus bekerja fokus dan buat inovasi baru," jelas Bagja dalam Rakornas Evaluasi Pemberitaan Bawaslu pasca Pemilu 2024 di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/8/2024) malam.

Bagja meminta humas dapat memilah tiap informasi dengan baik, terutama dalam data-data. Contohnya seperti putusan Mahkamah Konstitusi yang kemarin ramai diperbincangkan.

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty pun merasa hasil evaluasi pemberitaan pasca pemilu bisa membuat humas bawaslu berkaca atas ragam kinerja yang perlu ditingkatkan atau ditinggalkan. Sehingga, tambah dia, pemberitaan yang semakin inovatif dan edukatif bagi publik utamanya dalam Pilkada 2024 mendatang.

Dia menyampaikan data, pemberitaan yang muncul tentang pengawasan selama Pemilu mencapai 72.718 berita. Hal ini dibagi, lanjut dia, pemberitaan media eksternal (media mainstream) 36.420 berita dan pemberitaan internal (website Bawaslu) 36.298 berita.

"Maka kita refleksikan betapa besar dampak pemberitaan kalau baik dilakukan Bawaslu, dan juga dampaknya besar jika pemberitaan dilakukan ala kadarnya alias biasa saja," kata Lolly dalam sambutannya.

Dalam tren pemberitaan eksternal, Lolly menyampaikan tema yang paling banyak diangkat yaitu pada tahapan kampanye, pemutakhiran data pemilih, lalu tahapan pencalonan. Sehingga ini jadi tahapan yang paling banyak diberitakan media eksternal.

Adapun Lolly menyampaikan Bawaslu Provinsi dengan pemberitaan eksternal terbanyak diperoleh oleh Bawaslu Kalimantan selatan, Lampung lalu NTB. Sedangkan pemberitaan internal terbanyak dilakukan oleh Bawaslu Lampung, Bawaslu Kalimantan Selatan dan Bawaslu Jambi.

Sedangkan untuk Bawaslu Kabupaten/Kota dengan pemberitaan terbanyak media eksternal diperoleh oleh Bawaslu Kabupaten Agam, Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Bawaslu Kabupaten Sidrap, Bawaslu Kabupaten Goa, Bawaslu Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan dan Bawaslu Kabupaten Lombok Barat. Lalu, hal ini berbanding terbalik dengan pemberitaan internal terbanyak diperoleh Bawaslu Kabupaten Magelang, Bawaslu Kota Jakarta Barat, Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan dan Bawaslu Banyumas.

Lolly juga berharap Bawaslu dari tingkat pusat hingga Kabupaten/Kota memiliki agenda setting dalam mempersiapkan topik prioritas. Dia menekankan untuk menyampaikan informasi yang dibutuhkan publik selama tahapan Pilkada.

"Sebagai media bawaslu kita punya keleluasan menentukan topik yang menjadi prioritas perhatian. Berarti kita penuh perencanaan, pantang pulang sebelum tayang," ucap Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu.